Cara Ternak Kelinci Pedaging untuk Pemula sebagai Peluang Usaha

Peluang pasar untuk kelinci memang tidak sebesar hewan ternak lain, misalnya ayam, ikan lele, ataupun sapi. Akan tetapi, ia memiliki pangsa pasar sendiri dan penggemarnya terus bertambah tiap harinya. Sekarang ini tidak asing menemui berbagai menu makanan di restoran yang menyajikan kelinci pedaging sebagai bahan utamanya. Berikut merupakan metode ternak kelinci pedaging untuk pemula yang bisa Anda coba.

Cara Ternak Kelinci Pedaging untuk Pemula sebagai Peluang Usaha

Baca Juga : Yuk Intip Cara Budidaya Kelinci Lokal Bagi Pemula

Jenis Kelinci Budidaya untuk Pemula

Terdapat beberapa jenis kelinci yang bisa Anda jadikan sebagai kelinci pedaging. Banyaknya jenis kelinci membuat peternak pemula kadang salah memilih jenis kelinci untuk diternakkan. Agar tidak salah memilih kelinci hias, berikut merupakan jenis kelinci pedaging yang bisa Anda coba ternakkan.

California Rabbit

Kelinci jenis California adalah jenis pedaging yang terbaik. Berat maksimal tiap ekornya bahkan bisa mencapai 4,5-4,7 kg. Ciri-ciri kelinci California adalah punggung yang bulat, bahu berdaging tebal, dengan hidung, telinga, ekor, dan kaki berwarna hitam atau abu-abu gelap.

America Chinchilla Rabbit

Selain diambil dagingnya, kelinci jenis American Chinchilla juga memiliki bulu yang tebal. Sehingga ia masih sering dipelihara sebagai kelinci hias. Ciri utama kelinci jenis ini adalah warna abu-abu gelap pada bulunya, dengan tubuh yang gemuk dengan punggung yang ramping dan melengkung.

Baca Juga : Cara Beternak Kelinci Jenis Rex dengan Mudah

Rex Rabbit

Jenis ini merupakan kelinci yang paling banyak diternakkan sebagai kelinci pedaging. Sebab cara ternak kelinci pedaging untuk pemula ini cukup mudah untuk dilakukan. Ia memiliki daya tahan tubuh yang baik dan warna bulu yang beragam, mulai dari cokelat, putih, hingga hitam.

Menyiapkan Kandang Kelinci

Sebelum memulai memelihara kelinci, ada baiknya Anda mempersiapkan kandangnya terlebih dahulu. Untuk ukuran kandang, idealnya sekitar 200cm x 70cm x 70 cm. Satu kandangnya bisa berisi 12 ekor kelinci betina ataupun 10 kelinci jantan. Anda juga bisa menyesuaikannya dengan besaran bibit yang hendak Anda gunakan.

Usahakan ketika membuat kandang ia berada jauh dari polusi dan keramaian, sebab bisa membuat kelinci stress. Buat agar sirkulasi udara dan cahaya tidak terhambat, dan berikan suhu yang ideal untuk kelinci anakan, yakni sekitar 21 derajat celcius. Anda bisa memakai kayu, besi, maupun bambu sebagai material kandang.

Memilih Bibit Indukan Kelinci Pedaging

Cara ternak kelinci pedaging untuk pemula adalah memilih bibit. Ciri bibit anakan kelinci yang baik adalah tidak cacat, memiliki bulu yang halus, tidak mudah tegang, kulitnya bersih dan tidak kusam, aktif bergerak, serta memilik mata dan telinga yang bersih. Pemilihan bibit yang baik akan membuat anakan yang dihasilkan nantinya berkualitas.

Jadwal Memberi Pakan

Makanan kelinci di habitat aslinya adalah rerumputan hijau.

Baca Juga : Cara Beternak Kelinci New Zealand White bagi Para Pemula

Anda juga bisa menambahkan sayuran lain, seperti kangkung, wortel, bayam, maupun menambahkan pelet khusus kelinci untuk makanan campurannya.

Penambahan pelet dimaksudkan untuk menambah massa daging kelinci dan mempercepat pertumbuhan. Beri pakan dua kali sehari dan sediakan air minum yang cukup. Jika Anda memberikan pelet di sore hari, maka pagi harinya berikan sayuran saja, begitupun sebaliknya.

Mengawinkan Kelinci Jantan dan Betina

Perkawinan antar kelinci sebaiknya dilakukan di kandang pejantan, agar pejantan lebih percaya diri. Cara melakukan perkawinan kelinci pedaging adalah:

Masukkan kelinci betina ke kandang pejantan, dan biarkan keduanya bercumbu.
Setelah melakukan perkawinan pertama, sebaiknya pindahkan kelinci betina ke kandang lain dan biarkan beristirahat selama 15 menit.
Lakukan cara ternak kelinci pedaging untuk pemula beberapa kali hingga kelinci betina tidak mau lagi dikawinkan. Dengan begitu, berarti proses perkawinan sudah usai. Anda bisa mengembalikan kelinci ke kandangnya.

Panen Ternak Kelinci Pedaging

Proses pemanenan kelinci pedaging bisa dilakukan ketika usia anakan atau bibit mencapai umur 3,5 sampai 4 bulan. Biasanya satu kelinci betina bisa menghasilkan 6 ekor anakan, dan Anda bisa melakukan panen ternak setiap tahunnya 3-4 kali. Untuk satu ekor kelinci pedaging di pasaran, harganya dipatok sekitar 80.000 rupiah.

Reproduksi Kelinci

Kelinci melakukan reproduksi di usia 4-6 bulan untuk betina, sedangkan untuk pejantan di usia 6 sampai 8 bulan. Satu tahun usia kelinci merupakan masanya yang paling produktif. Melakukan perkawinan di usia muda pada kelinci akan mengakibatkan kelinci tidak bisa berkembang dengan baik. Kelinci pejantan tidak bisa tumbuh besar, sedangkan kelinci betina akan mengalami kegagalan hamil.

Cara Pemeliharaan Kelinci Pedaging

Cara ternak kelinci pedaging untuk pemula selanjutnya adalah pemeliharaan. Berikut adalah pemeliharaan yang harus Anda lakukan:
Setelah anakan lahir dari induknya, bersihkan kandang dan jaga agar tetap hangat.
Buat sirkulasi udara dan cahaya tetap terbuka.
Berikan makanan yang mudah dikonsumsi, terutama sayuran yang mudah hancur dan wortel.
Jika musim hujan, jaga agar kandang tidak lembab.

Sanitasi Kandang Kelinci

Anda harus menjaga agar kandang kelinci mudah dibersihkan agar bakteri dan virus tidak berkembang. Jika kandang di biarkan kotor, besar kemungkinan kelinci pedaging akan sakit. Kelinci akan mudah stress ketika kandangnya tidak nyaman dan kotor, ini tentu akan berakibat pada daging kelinci yang alot dan keras. Bersihkan kandang setidaknya sekali sampai dua kali dalam seminggu.

Pengendalian Penyakit Pada Kelinci

Anda harus mengamati kondisi kelinci dengan seksama. Perhatikan apakah terjadi perubahan pada anggota tubuhnya, terutama bagian mata dan telinga. Jika terlihat tidak nafsu makan, pindahkan kelinci tersebut ke kandang yang terpisah agar tidak menulari kelinci lainnya. Bersihkan kandang dengan kreolin agar penyakit tidak tersebar.

Perawatan Anak Kelinci

Kelinci yang baru lahir tidak memiliki bulu, maka usahakan agar kandang tetap hangat. Nutrisinya di dapatkan dari susu induknya, karena itu berikan makanan yang bergizi untuk induk. Jika anakan sudah cukup besar, Anda bisa memberikan sayuran yang mudah dicerna, misalnya bunga turi dan sawi.

Pemasaran Ternak Kelinci

Anda sudah melewati semua tahapan cara ternak kelinci pedaging untuk pemula. Kini saatnya Anda melakukan pemasaran hasil ternak kelinci pedaging. Di pasaran, harga satu ekor kelinci pedaging dihargai sekitar 50 sampai 80 ribu, tergantung jenis dan beratnya. Anda bisa menjualnya di pengepul kelinci ataupun langsung ke restoran dan tempat makan.

Budidaya Kelinci Pedaging

Melakukan budidaya kelinci pedaging bisa Anda jadikan sebagai tambahan penghasilan. Usaha sampingan ini bisa Anda lakukan di waktu luang, dan bahkan bisa dikembangkan menjadi usaha utama apabila Anda menekuninya secara serius. Untuk satu kali panen , omzet yang bisa dihasilkan sekitar 5 – 10 juta rupiah, tergantung jumlah anakan kelinci yang Anda jual

Cara Ternak Kelinci Potong

Cara ternak kelinci potong sama dengan kelinci pedaging. Beberapa hal yang harus Anda siapkan adalah:

Anda harus menyiapkan kandang.

Memilih bibit anakan sebagai induk, merawatnya hingga tumbuh dewasa dengan memberi pakan dan menjaga kandangnya tetap bersih.
Jika sudah tumbuh dewasa, lakukan perkawinan untuk menghasilkan anakan. Dengan begitu, Anda tidak perlu lagi membeli bibit untuk melakukan ternak yang kedua kalinya.

Itulah ulasan singkat mengenai cara ternak kelinci pedaging untuk pemula. Dengan kerja keras, Anda bisa menjadi pengusaha ternak kelinci apabila melakukannya dengan sungguh-sungguh.

Baca Juga : Berikut 5 Cara Budidaya Burung Pleci Kacamata yang Perlu Anda Ketahui

Inilah Cara Budidaya Lobster Air Tawar…

Diantara ikan laut lainnya, lobster bisa dikatakan merupakan primadona karena tidak hanya rasanya yang nikmat, harganya juga terbilang lebih tinggi.
Muhai
7 min read

Cara Ternak Kerbau Modern di Indonesia…

Kerbau menjadi salah satu hewan yang cukup banyak diternakkan di Indonesia. Kerbau banyak pula digunakan dalam beberapa acara adat istiadat.
Muhai
3 min read

Mudahnya Cara Ternak Pleci Agar Cepat…

Bagi Anda yang menyukai burung, tentu sudah tak asing lagi dengan burung Pleci. Burung kicau yang satu ini juga sudah banyak diternakkan lo
Muhai
3 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *