Cara Ternak Lele yang Baik dan Benar

Dewasa ini, banyak ide peluang bisnis yang dapat dikerjakan. Mulai dengan berkecimpung dalam dunia bisnis offline, hingga trendnya sekarang ini adalah memulai bisnis dari dunia digital atau yang kita kenal dengan bisnis online.

Dari membuka toko secara fisik, sampai toko non fisik. dari peluang bisnis budidaya hingga kepada reseller dan drosphipper. kesemuanya itu adalah bentuk usaha untuk menmbah penghasilan seseorang atau bahkan menjadi nafkah utama.

Seperti yang sudah saya sebutkan, ada peluang bisnis dalam sektor agrobisnis ataupun akuakultur. yakni budidaya.

Apa itu budidaya?

secara singkat dan sederhana, budidaya adalah bentuk regenerasi memelihara potensi sumber daya hayati pada suatu area lahan yang kemudian hasil panennya dapat dimanfaatkan (Maxmonroe).

Selain itu, ada juga pendapat yang menyatakan bahwa budidaya adalah kegiatan usaha yang diniatkan dengan tersusun dan terencana dalam mengembangbiakkan tanaman ataupun hewan.

Dengan demikian. dapat disimpulkan bahwa budidaya adalah kegiatan atau aktivitas memelihara perkembangbiakan tanaman atau hewan yang kemudian hasilnya dapat dimanfaatkan.

Kemudian. Kita fokus ke arah kata dimanfaatkan, Kata dimanfaatkan ini bisa beragam macam jenisnya. Sebagai tambahan penghasilan, sebagai konsumsi sendiri, sebagai peningkatan kesejahteraan dan peningkatan lapangan kerja dan keuntungan keuntungan lainnya yang dapat diperoleh dari aktivitas budidaya.

Apa saja jenis jenis budidaya

Jenis jenis budaya bisa dibedakan menjadi beberapa macam. Pertama, budidaya dalam fokus bidang agrobisnis (sektor pertanian) tumbuhan dan tanaman. Kedua adalah bidang perikanan. dan yang ketiga adalah budidaya hewan ternak.

Untuk bidang agrobisnis, bisa berupa budidaya pangan (padi, jagung, kacang tanah, gandum, singkong, ubi jalar, dan lain lain), bisa juga berupa budidaya tanaman sayur (bayam, kangkung, kol, selada, seledri dan lain sebagainya).

untuk bidang perikanan bisa berupa (ikan lele, mujair, nila, mas, gurame). sedangkan untuk bidang hewan ternak (ayam, kerbau, sapi, kambing, domba dan lain sebagainya).

Dalam artikel ini, kita akan membahas salah satu bentuk budidaya dalam sektor perikanan. yakni : budidaya ternak lele.

Penulis mengambil topik budidaya ternak lele karena melihat situasi dan kondisi budidaya ternak lele yang dapat dilakukan dimana saja. dalam kondisi apa saja (kecuali sedang ada bencana).

Selain itu, budidaya ternak lelek juga memiliki potensi yang luarbiasa besarnya. dilihat dari data statistik permintaan konsumsi lele yang kemudian dijadikan sebagai bahan olahan masakan.

Selain murah dan mudah didapatkan pembibitannya. Lele juga mengandung mineral dan protein yang tinggi, selain itu, kandungan lemak yang dimiliki oleh lele cendrung kecil. Sehingga dapat dikatakan lele adalah makanan yang tidak terlalu mengandung bahaya dan malah bagus untuk dikonsumsi.

Kemudian menjadi pertanyaan. saya ingin beternak lele, tapi bagaimana caranya?

Ternak Lele yang Baik dan Benar?

Setelah kita mengetahui sama sama, potensi dari budidaya ternak lele ini. Maka hal yang harus dilakukan adalah mencari tahu bagaimana cara ternak lele. Sebelumnya Pengetahuan ini saya ambil berdasar jurnal yang ditulis oleh Bambang Sugeng D dan Jemedi.

Dalam berternak lele, kalian perlu memerhatikan 3 hal

1). Kualitas benih.
2). Kualitas pakan yang diberikan.
3). Kualitas air

1). Kualitas benih

Ibarat buah tidak jatuh jauh dari pohonnya. Maka benih yang berkualitas tidak jauh dari indukan yang berkualitas. Maka, dibutuhkan rekomendasi pemilihan benih jika kalian membutuhkannya. Seperti, rekomendasi dari teman, atau bahkan rekomendasi dari pemerintah.

Secara teknis. indukan yang baik adalah indukan yang tubuhnya tidak cacat/luka, posisinya tidak menggantung (posisi mulut diatas), aktif bergerak dan pertumbuhannya seragam. (Bachtiar, 2006:102).

2. Kualitas pakan yang diberikan

kualitas pakan yang diberikan terhadap lele haruslah tepat dan dalam jumlah yang mencukupi. Apa maknanya? tepat disini bermakna tepat ukuran, tepat nilai nutrisi, keseragaman ukuran dan kualitas. Pakan dapat diperoleh dari produksi pabrik.

Biasanya ternak lele diberikan makanan berupa pelet, dengan dosis 3-5 % dari bobot tubuhnya perhari. pemberian pakan dilakukan 2 kali sehari. Pada saat pagi dan sore. Teknik pemberian pakan lebih disarankan dengan menebar rata sehingga tiap tiap individu lele bisa bertumbuh secara bersama”

3. Kualitas Air

Air yang digunakan haruslah benar benar diperhatikan, ibarat manusia. Maka udara menjadi penting. Dalam hal ini, lele juga mempunyai dunianya, dengan air, lele bisa hidup dan dapat memengaruhi kualitasnya. Manusia yang menghirup udara kotor, akan berdampak pula kepada kesehatannya. Begitu juga lele.

Air haruslah memenuhi standar kimia dan fisika. Tidak boleh ada pencemaran dan tersedia sepanjang waktu. Air yang dapat digunakan adalah air sungai dan air sumur. Tapi sebelum mengambil air tersebut, perlu dicek kembali.

Apakah air tersebut bermasalah. Secara kasat mata mungkin langsung dapat dilihat bahwa air itu bagus atau tidak. Atau bisa mencari tahu, aliran sungai atau sumur memiliki permasalahan dengan pabrik pabrik disekitarnya atau tidak.

Kolam juga lebih direkomendasikan untuk digunakan secara paralel. Artinya apa? artinya adalah kolam tidak dihubungkan secara bersamaan. Ini juga mencegah terjadinya penyakit yang dapat ditularkan kepada lele lele yang lain.

Pembuatan Kolam Tanah

Pembuatan wadah ternak lele dapat dilakukan dengan pembuatan kolam tanah.

Kolam Tanah

Persiapan yang dilakukan adalah dengan pengeringan, pengolahan dasar kolam, pengangkatan lumpur hitam, perbaikan pematang, saluran air, pengapuran, pemupukan, serta pengisian air kolam.

1). Pengeringan

Pengeringan dilakukan dengan tujuan untuk membasmi hama dan pennyakit, menghilangkan senyawa kimia yang beracun serta gas gas yang tidak diingankan, serta juga menginstirathakn lahan agar lahan stabil terlebih dahulu.

proses pengeringan dan penjemuran kolam yang nantinya an digunakan dilakukan selama 3 hingga 7 hari. Tergantung kondisi dan cuaca serta keadaan tanah yang digunakan. Mengingat kondisi dan cuaca akan berbeda diwilayah yang satu dan wilayah yang lainnya. Pengeringan selesai, jika tanah dasar kolam menjadi retak-retak (Khiruman, 2002:65).

2). Pengolahan dasar kolam

Pengolahan dasar kolam penting dilakukan setelah adanya proses pengeringan. Proses pengolahan dasar kolam dilakukan dengan tujuan untuk menggemburkan tanah yang kemudian memungkinkan adanya sirkulasi udara dalam tanah yang sempurna. Tanah dasar kolam yang berlumpur, berbau menyengat dan bisa jadi berwana hitam. Dapat kalian angkat, dan dibuang . Proses pencangkulan tanah hitam pekat tersebut dapati dilakukan sedalam 5-10cm, dan dipindahkan keluar kolam.

3). Perbaikan pematang dan saluran air.

Perbaikan pematang dilakukan apabila adan yang rusak. Cara untuk memperbaikinya adalah dengan menyiumbat bagian pematang yang bocor dengan tanah atau ijuk. Perbaikan ini dilakukan biasanya saat pengeringan kolam dan bersamaan pengangkatan lumpur yang hitam.

4). Pengapuran

Pengap dilakukan guna membunuh hama, parasit dan penyakit yang akan dibawa dan belum hilang didasar kolam. Jenis kapur yang dapat kalian gunakan adalah kapur pertanian (CaCO3) atau dolomit dalam bentuk CaMg (CO3)2. Teknis penyebarannya adalah disebar secara merata di permukaan tanah dasar kolam. Setelah selesai, tanah dibalik dengan menggunakan cangkul. Jumlah kapur yang digunakan berkisar 60-200 gram/m2. tergantung kondisi keasaman tanah Semakin tanah basah atau memiliki ph yang rendah, maka kebutuhan kapur akan semakin banyak (Hernowo, 2010:92).

5) Pemupukan

Bukan hanya tanaman, dasar kolam pun butuh pupuk. Tujuannya adalah sebagai baahan pakan alami dan unsur hara bagi plankton bagi pakan lele. pupuk yang digunakan adalah pupuk kering dari ternak sapi, domba atau kerbau. Apapun itu yang pasti ternak besar.

6). Pengisian air kolam

Pengisian air kolam dilakukan setelah pengapuran dan pemukukan dilakukan. Pengisian air kolam dapat dilakukan dengan ketinggian air yang mencapai 40-50 cm dari dasar kolam.

saat penebaran benih. air kolam tetap dipertahankan diangka segitu, pada saat seiring bertambahnya ukuran dan berat lele maka ketinggian dinaikkan menjadi 100-150cm. tergantung kondisi kolam.

Selanjutnya, setelah semua persiapan kolam dilaksanakan. saatnya kalian menebar benih. prinsipnya adalah jika kalian menebar benih secara padat. Maka semakin intensif pula pemeliharannya. Ideal penebaran benih ukuran 3-5cm pada kolam dengan kepadatan tebaran benih 500-1000 ekor. Untuk ukuranbenih 5-8cm benih bisa ditebar sekitar 200-500ekor. dan untuk benih ukuran 8-12 cm ditebar dengan kepadatan 100-200ekor.

Pemberian Pakan

Lele sangat menyukai pakan alami dan pakan buatan. Pakan alami seperti plankton dan mikro organisme yang lain. sedangkan pakan buatan yang diproduksi oleh manusia dan pabrik. Ada pula pakan alternatif seperti ikan rucah atau ikan ikan hasil tangkapan dari laut yang tidak layak konsumsi oleh manusia, kemudian limbah peternakan ayam, limbah pemindangan ikan, daging bekicot atau daging keong mas.

ada beberapa tips, lele yang berukuran lebih kecil dapat diberi pelet, namun dalam kondisi yang sudah ditepungi atau crumble yang kuunnya lebih besar dari tepung. selanjutnya, pakan lele diwsesuaikan dengan mulut dari lele yang ada. Setiap hari pakan diberikan sebanyak 3-6% bobot total ikan. menjelasng panen, pakan dikurang hingga 2-3% kalian dapat memberi ikan lele makan 3-4 kali sehari. dan dianjurkan pada saat sore hari atau malam hari sebaiknya porsi pakan diberikan lebih banyak

Daftar Pustaka :

Dwiyanto, Bambang S. Jemadi. 2014. Wirausaha Kelompok Usaha Budidaya Pembesaran Lele. Jurnal MAKSIPRENEUR. Vol IV No 1. Hal 4-21. Dapat diakses melalui link ini

maxmanroe.com/vid/bisnis/pengertian-budidaya.html

Inilah Cara Budidaya Lobster Air Tawar…

Diantara ikan laut lainnya, lobster bisa dikatakan merupakan primadona karena tidak hanya rasanya yang nikmat, harganya juga terbilang lebih tinggi.
Muhai
7 min read

Cara Ternak Kerbau Modern di Indonesia…

Kerbau menjadi salah satu hewan yang cukup banyak diternakkan di Indonesia. Kerbau banyak pula digunakan dalam beberapa acara adat istiadat.
Muhai
3 min read

Mudahnya Cara Ternak Pleci Agar Cepat…

Bagi Anda yang menyukai burung, tentu sudah tak asing lagi dengan burung Pleci. Burung kicau yang satu ini juga sudah banyak diternakkan lo
Muhai
3 min read

3 Replies to “Cara Ternak Lele yang Baik dan…”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *